![]() |
| Saya pernah sangat mendambakannya. |
Saat saya membaca tulisan 'Kekasih yang Didambakan', entah kenapa mata saya berkaca-kaca, semua memori berkelebatan tak terarah. Tentang dia, tentang kamu, tentang saya, tentang semuanya. Saya pernah mendambakannya, sesosok lelaki yang tak patut diidam-idamkan. Bagaimana tidak? Saya yang mendambakannya sebegitu rupa, ternyata hanya sebuah persinggahan untuknya mereguk cinta yang menurutnya lebih indah. Dia yang saya dambakan, sesosok lelaki, tinggi, penuh cinta, perhatian, selalu membuat saya tersenyum. Ah, seperti kriteria yang saya dambakan, atau yang cocok mereka bilang sebagai tipe yang saya sukai.





